Solar Cell (Sel Surya)

Solar cell atau sel surya merupakan komponen semikonduktor yang memanfaatkan sel
fotovoltaik untuk mengubah energi matahari menjadi energi listrik.

Sumber: tenagamatahari.wordpress.com

Dikutip dari www.solarcellsurya.com, sel fotovoltaik adalah suatu proses menghubungkan
dua elektroda dengan sistem padatan atau cairan sehingga menghasilkan tegangan listrik.
Proses ini dilakukan untuk mengkonversi energi cahaya menjadi energi listrik.

Teknologi ini dapat diaplikasikan untuk daerah-daerah atau wilayah terpencil yang tidak
tersedia aliran listrik. Maka dengan sel surya dapat menggunakan cahaya matahari sebagai
pembangkit listrik tenaga matahari. Pengaplikasian sel surya ini juga terdapat pada satelit
pengorbit bumi, kalkulator genggam dan pompa air.

Pada umumnya sel surya ini dirancang dan dirakit dalam bentuk modul atau panel yang
dikenal panel surya. Panel surya akan dipasang diatas atap rumah atau gedung-gedung dan
diluar ruangan yang sesuai dengan pancaran sinar matahari.

Panel surya harus diletakkan dan diposisikan dengan sudut kemiringan tertentu agar cahaya
matahari dapat jatuh dan ditangkap oleh panel surya sesuai titik dan sudut pantulan yang
sudah dirancang.

Panel surya ini tersusun dari dua lapisan silikon yang bersifat semikonduktor yang terdiri
dari elektron negatif dan elektron positif sehingga menghantarkan listrik semikonduktor.
Ketika sinar matahari mengenai silikon maka akan menghasilkan banyak elektron negatif,
elektron negatif ini akan akan mengalir ke elektron yang bermuatan positif.

Dalam suatu sistem, ketika elektron bermuatan negatif mengalir menuju elektron
bermuatan positif maka akan menghasilkan listrik. Pertemuan elektron negatif dan positif
pada silikon akan menghasilkan listrik dalam jumlah yang banyak sehingga dapat disimpan.

Energi listrik yang dihasilkan pada panel surya dalam jumlah yang banyak atau berlebihan
sehingga perlu dipasang suatu baterai khusus untuk menampung dan menyimpan energi
listrik tersebut sehingga dapat pula digunakan sebagai sumber energi listrik cadangan.

Pada saat siang hari, energi listrik akan disuplai langsung oleh energi matahari untuk
berbagai keperluan dan energi listrik yang berlebih akan diserap dan disimpan dalam baterai
sehingga ketika malam hari, panel surya akan tetap menghasilkan listrik menggunakan
cadangan listrik dalam baterai.

Panel surya juga memiliki lapisan bagian atas berupa material kaca sehingga panel ini dapat
bersifat anti reflektif artinya ketika pantulan cahaya matahari masuk kedalam panel surya ini
maka akan tertahan dan tidak dapat keluar atau memantul kembali.

Kontributor: Rizki Maulizar (rizkimaulizar23@gmail.com)

By Caesar Wiratama

aeroengineering.co.id merupakan jasa layanan dibawah CV MARKOM dengan berbagai jenis solusi, mulai dari drafting CAD, pembuatan animasi, simulasi aliran dengan CFD dan simulasi struktur dengan FEA. Pelajari selengkapnya di sini.

Sumber:

https://www.google.com/amp/s/tenagamatahari.wordpress.com/2012/02/17/prinsip-
kerja-solar-panel-atau-photovoltaic-sistem/amp/ (Diakses pada 10 April 2021)

https://www.solarcellsurya.com/apa-itu-panel-surya-atau-solar-cell/ (Diakses pada 10 April
2021)
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Sel_surya (Diakses pada 10 April 2021)

Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *