extraction and leaching

Leaching (pencucian) dan extraction adalah dua metode ekstraksi zat. Leaching adalah proses mengekstraksi suatu zat dari padatan dengan melarutkannya dalam cairan. Ini bisa berupa proses alami atau proses industri. Ekstraksi juga merupakan jenis ekstraksi yang dapat digunakan untuk mengekstraksi sesuatu dari cairan atau padatan.

Extraction

Ekstraksi adalah tindakan mengekstraksi sesuatu, terutama menggunakan usaha atau kekuatan. Ekstraksi dapat dilakukan untuk pemisahan cair-cair dan pemisahan fasa padat. Teori yang digunakan dalam ekstraksi ini adalah distribusi suatu zat dalam dua fase yang berbeda. Ekstraksi dilakukan dengan menggunakan corong pemisah. Pelarut berair dan pelarut organik digunakan sebagai dua fase. Pelarut dapat dipilih tergantung pada koefisien distribusi komponen kimia yang akan dipisahkan.

Skema ekstraksi. Sumber: https://pediaa.com/difference-between-leaching-and-extraction/

Pertama, campuran cairan berair yang akan dipisahkan ditambahkan. Kemudian corong pemisah diisi dengan fasa air dan fasa organik. Karena mereka tidak bercampur, kedua lapisan dipisahkan. Corong dikocok beberapa kali dengan hati-hati dan dibiarkan selama beberapa menit dengan tutup corong terbuka. Kemudian kedua lapisan tersebut dikumpulkan dalam dua wadah yang berbeda. Pemisahan harus dilakukan beberapa kali untuk mendapatkan hasil yang akurat. Pada akhirnya, zat yang dibutuhkan berada dalam fase organik. Kita dapat dengan mudah menguapkan atau menggunakan teknik lain yang sesuai untuk mendapatkan zat murni dari fase organik.

Leaching

Leaching adalah proses untuk memisahkan komponen dari campuran padat dengan membawa campuran itu dalam kontak dengan pelarut cair di mana komponen ini larut. Ada tiga faktor penting yang diperlukan agar leaching terjadi. Mereka adalah campuran senyawa, zat terlarut, dan pelarut. Ketika cairan atau pelarut diterapkan atau dibawa dalam kontak dengan campuran senyawa, komponen yang larut dalam pelarut mulai larut sementara komponen lain tetap dalam bubur. Komponen yang larut ini disebut ‘zat terlarut’. Oleh karena itu, pada aplikasi pelarut yang berlebihan, zat terlarut dapat dihilangkan dari campuran senyawa awal. Meskipun diharapkan hanya zat terlarut yang ada dalam pelarut, itu hanya terjadi dalam kondisi ideal. Oleh karena itu, pelarut biasanya mengandung kotoran lain dari bubur. Leaching adalah jenis ekstraksi ‘padat-cair’.

Metode ini umumnya digunakan dalam industri ketika bahan padat harus dipisahkan dari campuran padat. Beberapa contoh umum termasuk pemisahan gula dari bit gula dengan air panas, pemisahan logam dari bijih logam menggunakan asam, dll. Di alam, melalui pencucian logam berat dan kontaminan tanah lainnya masuk ke air tanah.

Leaching. Sumber: https://www.differencebetween.com/difference-between-leaching-and-vs-extraction/

>>KLIK DI SINI UNTUK MEMBACA ARTIKEL TENTANG PERALATAN PROSES KIMIA LAINNYA!

Kontributor: Daris Arsyada

Sumber:

M. Walas, Stanley. 1990. Chemical Process Equipment: Selection and Design. Kansas: Butterworth-Heinemann.

https://pediaa.com/difference-between-leaching-and-extraction/ (diakses pada tanggal 18 Agustus 2021)

https://www.differencebetween.com/difference-between-leaching-and-vs-extraction/ (diakses pada tanggal 18 Agustus 2021)

Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *