Separasi pada packed tower

Packed tower digunakan sebagai peralatan kontak untuk sistem fluida gas-cair dan cair-cair. Packed tower semakin banyak digunakan di menara fraksinasi kecil dan absorbsi. Penggunaannya juga menguntungkan pada pengendalian korosi dan pemurnian.

Separasi/pemisahan pada packed tower ada dua macam yaitu distilasi dan absorpsi.

Distilasi

Distilasi adalah salah satu metode pemisahan bahan kimia berdasarkan perbedaan kecepatan ataupun kemudahan menguap (volatilitas). Dalam distilasi, campuran zat dididihkan sehingga menguap, serta uap ini kemudian didinginkan kembali ke dalam ukuran cairan. Zat yang mempunyai titik didih lebih rendah akan menguap lebih dahulu.

Distilasi pertama kali ditemukan oleh kimiawan yunani sekitar abad pertama masehi yang akhirnya perkembangannya dipicu terutama oleh tingginya permintaanakan spritus Hypathia dari Alexandria dipercaya telah menemukan rangkaian alat untuk distilasi dan Zosimus dari Alexandria-lah yang telah berhasil menggambarkan secara akurat tentang proses distilasi pada sekitar abad ke-4.

Umumnya, distilasi dalam skala industri diterapkan dalam menara, oleh karena itu unit dari distilasi ini sering dinamakan sebagai menara distilasi. Menara distilasi kebanyakan mempunyai ukuran 2-5 meter dalam diameter dan tinggi berkisar selang 6-15 meter. Masukan dari menara distilasi kebanyakan berupa cair jenuh, yaitu air yang dengan menjadi kurang tekanan sedikit saja sudah akan terbentuk uap dan memiliki dua arus keluaran, arus yang diatas adalah arus yang semakin volatil (mudah menguap) dan arus bawah yang terdiri dari komponen berat.

Absorpsi

Skema Absorpsi. Sumber: https://en.wikipedia.org/wiki/Absorption_(chemistry)

Dalam kimia, absorpsi/penyerapan adalah fenomena fisik atau kimia atau proses di mana atom, molekul atau ion memasuki beberapa fase seperti bahan cair atau padat. Ini adalah proses yang berbeda dari adsorpsi, karena molekul yang mengalami penyerapan diambil oleh volume, bukan oleh permukaan (seperti dalam kasus adsorpsi). Istilah yang lebih umum adalah sorpsi, yang meliputi absorpsi, adsorpsi, dan pertukaran ion. Absorpsi adalah suatu kondisi di mana suatu zat mengambil zat lain.

Dalam banyak proses penting dalam teknologi, absorpsi kimia digunakan sebagai pengganti proses fisik, misalnya, penyerapan karbon dioksida oleh natrium hidroksida.Proses absorpsi berarti bahwa suatu zat menangkap dan mengubah energi. Absorber mendistribusikan bahan yang ditangkapnya secara keseluruhan dan adsorben hanya mendistribusikannya melalui permukaan. Proses masuknya gas atau cairan ke dalam tubuh adsorben biasa disebut dengan absorpsi.

>>KLIK DI SINI UNTUK MEMBACA ARTIKEL TENTANG PERALATAN PROSES KIMIA LAINNYA!

Kontributor: Daris Arsyada

Sumber:

M. Walas, Stanley. 1990. Chemical Process Equipment: Selection and Design. Stoneham: Butterworth-Heinemann.

https://en.wikipedia.org/wiki/Absorption_(chemistry) (diakses pada tanggal 3 September 2021)

http://p2k.itbu.ac.id/ind/3067-2950/Distilasi-Reaktif_22692_itbu_distilasi-reaktif-itbu.html https://en.wikipedia.org/wiki/Absorption_(chemistry) (diakses pada tanggal 3 September 2021)

https://www.dosenpendidikan.co.id/distilasi-adalah/ https://en.wikipedia.org/wiki/Absorption_(chemistry) (diakses pada tanggal 3 September 2021)

Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *