Simulasi cold storage menggunakan CFD

Penggunaan cold storage atau shipping container sudah cukup intensif pada berbagai industri, salah satunya yang paling mendominasi adalah pada industri makanan, yaitu untuk mengirimkan bahan-bahan makanan yang cepat membusuk pada suhu ruangan seperti ikan atau buah-buahan.

Pendinginan/pemanasan menggunakan refrigerated/heated container akan memiliki efektivitas dan efisiensi yang berbeda-beda tergantung muatan yang ada di dalam kontainer tersebut, mulai dari karakteristik kalor serta bentuk dan penataan muatan tersebut. Standar/kode dari shipping container tersebut tidak mungkin mencakup semuanya satu persatu, melainkan user sendiri yang harus menentukan konfigurasi dari kontainer berdasarkan kebutuhanya.

Dari penjelasan di atas, diperlukan suatu metode yang lebih komprehensif yang dapat mengakomodasi berbagai kemungkinan kondisi operasional dan desain dari shipping container. Metode yang umum digunakan adalah menggunakan computational fluid dynamics (CFD).

CFD adalah alat yang sangat powerfull untuk memodelkan berbagai kondisi penataan bahkan desain dari shipping container (misalkan menentukan ukuran penataan muatan, seting refrigerator, blower, insulasi, hingga ukuran T-grating dan lain-lain)

simulasi cold storage menggunakan CFD

Simulasi di atas dibuat menggunakan software openFOAM. dapat dilihat dari hasil simulasi di atas, tidak hanya menentukan distribusi temperatur, kita juga dapat melihat pola aliran udara di dalamnya.

>> KLIK DI SINI UNTUK JASA SIMULASI CFD PADA COLD STORAGE!

By Caesar Wiratama

aeroengineering services merupakan jasa layanan dibawah CV MARKOM dengan berbagai jenis solusi, mulai dari drafting CAD, pembuatan animasi, simulasi aliran dengan CFD dan simulasi struktur dengan FEA.

Author: Caesar Wiratama

caesar@aeroengineering.co.id +62 821-3868-4162

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *