process drums

Umumnya, drum adalah bejana baja berongga silinder digunakan di pabrik proses sebagai wadah perantara yang menerima cairan dari peralatan distilasi dan kondensasi. Drum juga digunakan untuk bahan kimia dan penyimpanan katalis, pembangkitan uap, dan deaerasi air umpan boiler.

Drum memberikan stabilitas laju aliran, sehingga fluktuasi aliran proses tidak ditransmisikan ke pabrik. Drum umumnya dibagi menjadi dua kategori: horizontal dan dipasang secara vertikal. Drum horizontal biasanya digunakan untuk pengumpulan cairan, atau pemisahan dua cairan yang tidak dapat bercampur. Drum jauh lebih kecil dari tangki, dan memiliki waktu penahanan hanya beberapa menit. Komponen internal biasanya terbatas pada eliminator kabut, dan instrumen pengukur ketinggian.

Drum horizontal dan vertikal. Sumber: https://encyclopedia.che.engin.umich.edu/Pages/TransportStorage/Drums/Drums.html

Instalasi Process Drums

Pengaturan Ketinggian dan Support (Penyangga)

Langkah pertama dalam tata letak drum adalah mengatur ketinggian drum. Untuk melakukan ini, desainer memerlukan informasi berikut:

  • Net Positive Suction Head Pompa (NPSH)
  • Jenis kepala
  • Detail Penyangga (support)
  • Ukuran outlet dasar
  • Clearance minimal
  • Lokasi pemasangan

Metode pemasagan support dipengaruhi oleh ukuran dan lokasi drumnya. Mirip dengan menara, vertikal besar drum didukung oleh skirts. Jika ukuran memungkinkan, drum vertikal kecil dapat ditopang oleh kaki, atau dengan lug jika ditinggikan di dalam struktur. Drum horizontal biasanya didukung oleh pelana dari tiang beton atau baja bingkai jika ditinggikan di dalam struktur.

Contoh Pemasangan Support. Sumber: Buku Process Plant Layout and Piping Design (1993)

Nozzles

Lokasi yang disukai alat ukur ketinggian adalah jauh dari nosel outlet cairan karena turbulensi. Meskipun drum dilengkapi dengan pemutus pusaran, alat pengendali harus diatur di zona tenang. Nozel proses harus ditempatkan minimum dari garis singgung. Koneksi keluar uap harus ditempatkan di ujung berlawanan dengan akses perawatan dan ventilasi di bagian bawah drum. Pengukur tekanan harus ditempatkan di mana saja di ruang uap, sebaiknya di bagian atas drum. Pengukur suhu harus ditempatkan di mana saja di ruang cair. Ventilasi koneksi harus ditempatkan di bagian atas drum di ujung yang berlawanan dengan koneksi keluar uap. Saluran pembuangan sebaiknya ditempatkan di bagian bawah.

Contoh pemasangan nozzle. Sumber: Buku Process Plant Layout and Piping Design (1993)

Platform

Platform diperlukan di drum untuk akses ke katup, alat pengendali, dan akses perawatan. Untuk drum vertikal tinggi, platform biasanya melingkar dan didukung oleh bracket yang dipasang pada cangkang drum. Platform pada drum horizontal biasanya persegi panjang dan ditopang oleh bracket yang melekat pada tiang beton yang menopang drum atau trunnion melekat pada cangkang drum, atau dengan baja struktural didukung oleh grade.

Pemasangan platform

Pemasangan instruments (alat ukur)

Instrumen ketinggian, tekanan, dan suhu digunakan untuk mendata operasi drum dan harus ditempatkan pada posisi yang optimal. Persyaratan instrumen biasanya disorot pada sketsa drum yang dirancang oleh insinyur instrumen yang ditugaskan ke proyek.

Contoh sketsa pemasangan alat ukur

>>KLIK DI SINI UNTUK MEMBACA ARTIKEL TENTANG PERALATAN PROSES KIMIA LAINNYA!

Kontributor: Daris Arsyada

Sumber:

Bausbacher, Ed, and Roger Hunt. Process Plant Layout and Piping Design. Englewood Cliffs: Prentice Hall, 1993. Print.

Walas, Stanley M. Chemical Process Equipment: Selection and Design. Stoneham: Butterworth, 1988. Print.

https://encyclopedia.che.engin.umich.edu/Pages/TransportStorage/Drums/Drums.html

Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *